
Bismillahirrahmanirrahim
Sudah 19 tahun aku tinggal di komplek itu, bahkan sebelum aku lahir kedua orang tuaku sudah tinggal di situ. Kira-kira sudah 24 tahun. Sebelum menjadi komplek, ibu ku bercerita. Dulu, saat ibu pertama kali beli rumah ini, sekitar kita masih hutan. Dan, yang tinggal hanya 2 orang, itu pun jarak rumahnya saling berjauhan. Saat mendiami rumah ini. Ibu hamil, dan sering diganggu dengan makhluk halus. Setiap malam kuntilanak ketawa di atas genteng rumah. Ayah ku jarang di rumah karena kuliah, dan juga dinas. Dulu ayahku setiap pulang kerja, ia pulang jam 5 sore. Tidak seperti sekarang pulangnya awal, jam 12 siang sudah pulang.
Di komplek ku, sezaman usiaku banyak anak-anak. Setelah beranjak dewasa. Komplek menjadi sepi, tak seperti dahulu lagi. Untuk melihat anak kecil pun susah. Tempat tinggal ku, sudah banyak perubahan. Yang sebelumnya dekat rumah itu masih hutan, dan biasanya ada pasar malam sekarang menjadi rumah sakit.
Telah banyak perubahan dari setiap tahunnya. Yang dulunya aku masih kecil, dan suka main-main. Sekarang sudah besar, untuk keluar rumah pun jarang. Sewaktu kecil di sore hari, biasanya ada orang jualan menggunakan sepeda, jalan kaki, motor. Untuk sekarang tidak lagi, mereka jualan pun sepertinya tidak akan memasuki komplek ku. Karena semua orang menutup pintunya, termasuk rumah ku juga. Sebab, pernah ada orang gila masuk rumah tetangga ku. Dan, ia tak mau keluar, kejadian itu sekitar aku masih menginjak kelas 5 SD.
Akhir-akhir ini. Komplek ku tak aman. Beberapa dari orang komplek ku dan komplek sebelah ada kehilangan barang mereka. Seperti gas, televisi, handphone, dan berbagai macam lainnya. Untuk yang berjaga malam, bukan orang tua. Alhamdulillah banyak anak muda yang seusia ku dan dibawah ku. Mereka ronda malam, untuk menangkap pencuri itu. Pernah sempat ketangkep pencuri nya. Tapi, ia sempat kabur dengan cepat. Dan jejaknya pun hilang. Dan, sampai sekarang tak ditemukan. Beberapa dari warga komplek, mencurigai salah satu tetangga kami. Tapi, kita tak tau dia pencuri yang sebenarnya atau bukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar