Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh
Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kepada allah SWT. Yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya. Tiada daya dan upaya penulis ini tanpa pertolongan allah SWT.
Sholawat dan salam tercurahkan kepada nabi kita baginda rasulullah SAW. Yang mana beliau menjadi nabi terakhir yang menunjukkan jalan yang lurus yakni jalan di rahmati allah SWT. Semoga penulis mendapatkan syafa’at beliau di akhirat kelak. Aamiin.
Penulis juga megucapkan terima kasih kepada Bapak Mustakim Aris, M.Pd.I
Selaku dosen pengampu dimata kuliah Bahasa Arab yang telah memberikan tugas ini dengan judul isim muzakkar, isim muannas, isim ma'rifat, dan isim nakiroh.
Dengan selesainya tugas ini dibuat. Maka penulis sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini. Penulis menyadari bahwa masih bayak kekurangan bahkan jauh dari kesempurnaan dalam tugas ini. Oleh karena itu,kririk dan saran yang membangun sangat diharapakan dari pembaca demi kesempurnaan tugas ini. Penulis berharap semoga penjelasan ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin yaa robbal ‘alaamiin.
Wassalamu’alaikum warohmatllahi wabarokaatuh.
Pontianak, 11 November 2020
Isim Mudzakkar “إسم مذكر”
Isim mudzakkar adalah isim yang menunjukkan makna dengan identitas maskulin (laki-laki) pada manusia, hewan maupun benda. "مَا دَلَّ عَلَى الذُّكُوْرَ مِنَ النَّاسِ وَالحَيَوَانَاتِ" . contoh: أَبٌ (ayah), تِلْمِيْذٌ (siswa), أَسَدٌ (singa), حِصَانٌ (kuda), سَيْفٌ (pedang), كِتَابٌ (buku).
Isim Mu’annas “إسم مؤنث”
Isim mu’annas adalah isim yang menunjukkan makna dengan identitas feminim (perempuan) pada manusia, hewan maupun benda. "مَا دَلَّ عَلَى الإِنَاثَ مِنَ النَّاسِ وَالحَيَوَانَاتِ" . contoh: أُمٌ (ibu), امْرَأَةٌ (perempuan), حَيَةٌ (ular), صُوْرَةٌ (gambar), كُرَّةٌ (bola).
Isim Nakiroh "إسم نكرة"
Adalah isim yang merujuk pada sesuatu yang masih umum (kata benda umum) belum jelas rujukannya pada satu hal. "كُلُّ اسْمٍ يَدُلُّ عَلَى غَيْرِ مُعَيَّنٍ". Contoh : إِنْسَانٌ (manusia), أًسَدٌ (singa), dan زَهْرَةٌ (bunga). Tiga contoh tersebut masih mempunyai makna yang umum, kata singa masih umum dan belum jelas merujuk pada singa tertentu. Apabila kata tersebut ditambah dengan kata “itu” menjadi “singa itu/singa yang itu” maka kata tersebut menjadi khusus.
Isim Ma’rifat “إسم معرفة”
Adalah isim yang merujuk pada sesuatu yang khusus (kata benda khusus) yang sudah jelas rujukannya pada sesuatu. "كُلُّ اسْمٍ يَدُلُّ عَلَى مُعَيَّنٍ" . contoh : مُحَمَّدٌ (Muhammad), الإِنْسَانُ (orang itu), هَذَا الأَسَدُ (singa ini), زَهْرَةُ البَنَفْسَجِ (bunga ungu). Contoh-contoh di atas termasuk ke dalam isim ma’rifat karena semua kata sudah merujuk pada satu kata tertentu yang sudah jelas maknanya.
Daftar Pustaka
Kitab al-jurumiyah
http://bahasadhod.blogspot.com/2018/05/isim-dan-pembagiannya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar